Rekayasa Perangkat Lunak
Memilih Teknologi yang Tim Anda Bisa Rawat
Teknologi terbaik bukan yang paling canggih, tapi yang bisa dirawat oleh orang yang akan mewarisinya.
Saat memilih teknologi, pertanyaan yang biasanya diajukan adalah "mana yang paling bagus?". Pertanyaan yang lebih berguna: siapa yang akan merawat ini dua tahun lagi?
Skenario yang sering terjadi
Sebuah instansi menerima sistem dengan teknologi mutakhir. Pengembangnya pergi. Tim internal tidak bisa melakukan perubahan kecil tanpa biaya konsultan yang besar. Sistem tetap berjalan, tapi tidak bisa berkembang.
Masalahnya bukan teknologinya. Masalahnya keputusan itu diambil tanpa mempertimbangkan siapa yang merawat.
Tiga pertanyaan sebelum memutuskan
Siapa yang akan memegang kode ini? Kalau tim internal memakai Laravel, memilih Laravel mengurangi biaya perawatan meskipun ada pilihan yang lebih baru.
Apakah ada orang yang bisa direkrut? Teknologi populer di pasar kerja lokal lebih mudah dirawat jangka panjang.
Seberapa sulit memperbaiki kesalahan? Sistem sederhana yang bisa diperbaiki cepat lebih baik daripada sistem canggih yang setiap perubahan butuh berminggu-minggu.
Yang kami terapkan
Kami memilih Laravel dan Next.js bukan karena keduanya yang terbaik secara umum, tetapi karena banyak pengembang di Indonesia menguasainya. Artinya klien kami punya pilihan orang untuk merawat sistemnya tanpa bergantung pada kami selamanya.
Itu bukan keputusan teknis. Itu keputusan bisnis yang kebetulan diwujudkan lewat pilihan teknis.
Tulisan terkait
Kenapa Data Kotor Lebih Mahal dari Data Hilang
Data yang salah lebih berbahaya daripada data yang tidak ada, karena orang mempercayainya. Catatan dari pekerjaan pembersihan data nyata.
Tanda Proyek Perangkat Lunak Perlu Dihentikan
Tidak semua proyek layak dilanjutkan. Menghentikan lebih awal sering lebih murah daripada memaksakan selesai.